Senin, 07 November 2016

Resensi Buku



Resensi Buku Photoshop Master of Illusion

 



Judul                   : Photoshop, Pilihan Cerdas Tuangkan Imajinasi dan Kreasikan diri
Identitas buku    : 
  1. Judul buku                : Photoshop Master of Illusion
  2. Nama pengarang       : Budi Setiawan
  3. Penerbit                     : Mediakita
  4. Tahun terbit               : 2010
  5. Kota terbit                  : Cipedak, Jayakarsa, Jakarta Selatan
  6. Jenis buku                  : Non fiksi
  7. Tebal buku                 : × + 137 halaman
  8. Ukuran buku              : 15 cm × 23 cm
  9. ISBN                          : 979-794-246-5
  10. Harga buku                : Rp. 30.000

Photoshop Master of Illusion merupakan sebuah buku karya Budi Setiawan, seorang sarjana teknik sipil yang mempunyai minat besar di bidang komputer dan menulis. Waktu luangnya lebih banyak dihabiskan untuk menuliskan pengalamannya dibidang komputer dengan harapan dapat berbagi pengetahuan dan menginspirasi banyak orang. Hingga saat ini, Budi telah memiliki banyak pengalaman dibidang komputer dan menuangkannya dalam berbagai judul buku. Dalam bukunya yang berjudul Photoshop Master of illusion Budi meyalurkan kreativitasnya dalam hal memanipulasi gambar atau foto menggunakan photoshop. Photoshop merupakan software aplikasi yang fungsinya untuk memanipulasi gambar atau foto, yang umum kita dengar dengan istilah edit gambar atau foto. Melalui photoshop, Budi menghadirakan kesan dan makna baru dari sebuah gambar, hasil dari imajinasi yang dituangkan kedalam bentuk visual.
Buku ini berhasil mewujudkan sebuah ilusi kedalam sebuah gambar dengan memadukan beberapa gambar , membuat seleksi pada gambar, mengoptimalkan efek brush dan efek filter, juga memainkan efek warna yang akan membuat gambar terlihat nyata. Hal yang menarik dari buku ini adalah gambar yang merupakan hasil manipulasi dengan ilusi didalamnya, tampak menyimpan suatu cerita. Seperti sebuah gambar hasil perpaduan dari gambar langit cerah, kura-kura, rumput hijau, pohon, burung merpati dan anak kecil. Yang dimanipulasi sedemikian rupa mulai dari penyeleksian gambar, penggabungan gambar menggunakan drag dan move tool (alat untuk memindahkan gambar), pengaturan ukuran gambar agar sesuai dan proporsional, hingga pengaturan kontras (pencahayaan) di menu adjustment (salah satu menu yang tersedia di photoshop). Sehingga menghasilkan gambar baru yang bercerita tentang taman yang berada di langit. Taman tersebut berada diatas tempurung kura-kura yang mengapung di langit. Di taman tersebut, ada seorang anak kecil yang sedang asyik bermain dibawah pohon yang dihinggapi banyak burung merpati.
Gambar kedua bercerita tentang munculnya sebuah spesies baru, sejenis iguana yang memiliki sayap seperti seekor naga. Spesies ini menempel diatas botol seperti sedang ditarik beberapa utas benang. Manipulasi gambar ini membutuhkan 5 komponen gambar yaitu: awan, botol, iguana, sayap, dan brush khusus (alat khusus yang penggunannya perlu diinstal atau dipasang terlebih dahulu pada komputer). Gambar selanjutnya bercerita tentang seorang lelaki remaja yang murung dan kesepian, karena terkurung di dalam botol di padang rumput. Komponen gambar yang diperlukan yaitu: awan, manusia, botol, padang rumput, kincir angin, dan kupu-kupu. Semua komponen gambar tersebut digabungkan dengan memperhatikan tata letak dan detail warna-warna yang senada sehingga manipulasinya terlihat nyata (hal 52). Gambar lainnya bercerita tentang seorang manusia yang memiliki tattoo bergambar anjing di punggungnya, dimana tattoo anjing tersebut berkarakter kejam dan ia hidup dibalik punggung sang manusia. Dalam praktik untuk membuat gambar tersebut, kita perlu banyak bermain menggabungkan gambar dan menghapus beberapa bagian gambar yang tidak diperlukan (hal 58).
Setelah mengguasai teknik menggabungkan gambar, bermain dengan efek-efek realistis seperti membuat retakan, membentuk bayangan, dan membuat efek darah. Serta bisa menampilkan teks dalam gambar dan dapat membuat manipulasi gambar terlihat nyata menggunakan alat-alat yang tersedia diphotoshop. Maka dapat lanjut untuk mulai membuat sebuah gambar dengan ilusi tinggi. Contohnya: 1. gambar yang bercerita tentang patung tangan yang memiliki mata dipergelangannya, mata tersebut tampak memata-matai dari segala arah. Komponen gambar yang diperlukan yaitu: tangan, mata, retakan dinding, dan background (hal 78). 2. Gambar yang bercerita tentang seorang pria dewasa yang berwajah keras seperti batu namun memiliki sisi rapuh yang dilukiskan dengan efek retakan. Komponen gambar yang diperlukan yaitu: wajah, retakan dinding, darah, dan tekstur (hal 90).
Pada dasarnya ketika mempelajari suatu hal, selalu dimulai dari hal-hal dasar. Kemudian berlanjut ketingkatan yang lebih tinggi, makin tinggi, hingga bisa dikatakan ahli dibidang  tersebut. Sama halnya, dalam memanipulasi gambar atau foto. Menurut buku ini, ketika telah mampu membuat gambar seperti contoh gambar-gambar diatas, yang merupakan materi dasar membuat ilusi dengan potoshop maka dapat dikatakan seseorang telah menjadi master manipulasi photoshop. Di tingkat ini, yang sangat perlu dikembangkan adalah imajinasi dan ide-ide kreatif untuk menciptakan sebuah karya visual. Misalnya membuat gambar yang menceritakan tentang Invisible Man, manusia yang mampu menghilangkan beberapa anggota tubuhnya sesuai keinginan namun kedua bagian tubuhnya yang terpisah tetap hidup (hal 104). Atau menciptakan gambar yang bercerita tentang sebuah kehidupan bawah laut dengan batu karang yang membentuk seperti kepala shaolin yang sedang bersemedi (hal 122). Serta menciptakan sebuah gambar yang bercerita tentang manusia kayu. Seorang manusia yang terlihat menyedihkan karena berubah menjadi sepotong kayu tua. Namun keberadaannya sangat bermanfaat untuk sekitarnya sehingga banyak yanag menyukainya termasuk sang kupu-kupu cantik (hal 137).
Buku Photoshop Master of Illusion ini, menyajikan materi dengan jangkauan yang luas. Buku ini memaparkan dengan jelas dan mendetail teknik-teknik menggabungkan beberapa gambar membentuk gambar baru, mengatur dan menciptakan background yang kreatif, memberi efek gambar, mengoptimalkan beberapa fungsi alat pada gambar, pengaturan tata letak gambar hingga pencahayaan pada gambar atau kontras. Semuanya dimanipulasi dengan teknik dan trik yang sederhana sehingga menghasilkan suatu karya visual yang tampak hidup dan mengandung cerita serta sarat akan makna. Dan disetiap langkah untuk memanipulasi foto, disertakan gambar awal dan perubahannya. Gambar tersebut berukuran proporsional dan jelas  sehingga pembaca sangat dipermudah mengikuti dan mempraktikkannya sendiri. Selain itu, dalam buku ini juga diulas tentang alat-alat manipulasi gambar yang tersedia di photoshop beserta dengan fungsinya. Yang akan membantu pembaca mengetahui alat apa yang diperlukannya dan bisa digunakan untuk menunjang kegiatan memanipulasi gambar atau foto yang diinginkan.
Buku ini digarap dengan sentuhan Bahasa yang meyakinkan dan tidak berbelit-belit, Kalimatnya disusun dengan baik dan tidak berulang seperti buku tutorial photoshop lainnya. Sehingga pembaca merasa nyaman dalam membaca dan tidak kesulitan untuk mamahami dan menangkap maksud yang ingin disampaikan pengarang. Kelebihan lain dari buku ini yaitu isinya terstruktur dan sistematis, menjelaskan suatu hal dari hal-hal dasar ke hal-hal yang memiliki tingkat kerumitan dan kesulitan yang tinggi. Sehingga pembaca dapat dengan cerpat mengerti isi buku. Dan karena di bab sebelumnya telah banyak dijelaskan, maka kesulitan dan kerumitan yang terdapat di bab-bab akhir tidak akan ada artinya.
Selain Photoshop Master of Illusion, masih terdapat banyak buku lain yang menjelaskan tentang cara memanipulasi gambar dengan menggunakan photoshop. Salah satunya yaitu buku yang berjudul You Can Do it with Photoshop, yang diterbitkan tahun 2011 oleh Penerbit ANDI atas kerjasama dengan MADCOMS. Buku ini terdiri dari 122 halaman yang dikemas dengan cover berkilau menyiratkan kesan glamour yang menarik. Jika dibandingkan dengan buku Photoshop Master of Illusion, kedua buku tersebut memiliki kesamaan yaitu memaparkan bagaimana cara memanipulasi gambar dan menciptakan gambar baru yang memiliki kesan baru pula. Namun sayang, buku You Can Do it with Photoshop secara garis besar hanya menyajikan bagaimana cara mengubah background dan mencoba menyesuaikannya dengan gambar pokok. Sebelum menyeleksi gambar pokok dan menggabungkannya dengan background, tidak dilakukan manipulasi terhadap gambar pokok tersebut terlebih dahulu, sehingga gambar yang dihasilkan tidak nyata dan kurang menarik. Bahkan tidak sedikit gambar yang dihasilkan terkesan tidak natural atau dibuat-buat.
Materi yang disampaikan didalam buku You Can Do it with Photoshop memiliki jangkauan yang sempit hanya berkisar pada permainan mengotak-atik background, serta terdapat banyak sekali gambar yang berulang dengan ukuran yang tidak proporsional. Hal tersebut tentu sangat menyita banyak lokasi. Dan setelah membaca buku tersebut muncul kesan bahwa buku tersebut penuh karena gambar sedangkan informasi dan materi yang dibahas sangat sedikit. Seharusnya perbandingan antara gambar dan informasi yang termuat didalam buku diatur dengan baik sehingga lebih banyak informasi yang dapat diserap pembaca.
Pada beberapa halaman dalam buku ini, terdapat banyak penggunaan istilah baru yang tidak disertai penjelasannya. Hal tersebut dapat menyebabkan pembaca tidak menangkap maksud yang disampaikan pengarang dan sulit untuk mengikuti instruksi atau langkah-langkah pada buku dengan benar. Seperti kata-kata berikut ini: luminosity (hal.7), #603913 (hal.11), mimibrush (hal.27), distort (hal.45), retro (hal.47), vivid light (hal.52), pure cyan (hal.70), sepia,water colour medium tip (hal.82). Seharusnya, istilsh-istilah baru dalam menjelaskan suatu hal dapat diminimalisir penggunaannya dan diberi penjelasan, untuk mencegah terjadinya salah tafsir atau salah mamaknai maksud dari kata atau kalimat. Berdasarkan alasan diatas, dapat dilihat bahwa buku You Can Do it with Photoshop memiliki perbedaan yang mencolok dengan buku Photoshop Master of Illusion dari berbagai segi, dan dapat dikatakan keduanya terlampau jarak yang sangat jauh.
Meski demikian, seseorang akan merasa kesulitan dalam mengikuti tutorial dari buku Photoshop Master of Illusion, khususnya seorang pemula yang masih sangat awam dengan photoshop. Hal itu dikarenakan buku ini menuntut seseorang untuk teliti dalam memanipulasi gambar demi mewujudkan ilusi dan membuat gambar tersebut tampak nyata. Dan sangat perlu dan penting untuk berimajinasi tinggi serta cerdas memilih gambar-gambar yang akan dipadupadankan. Dengan tetap memperhatikan kesesuaiannya dan keterkaitan antara gambar satu dengan yang lainnya. Hal tersebut tentunya sulit untuk dilakukan maka jalan keluarnya adalah seringlah dan rajinlah berlatih. Sesungguhnya tantangan terbesar dalam memanipulasi gambar adalah kesabaran, karena sering kali terjadi kesalahan-kesalahan kecil yang dapat mempengaruhi kualitas gambar seperti membuat efek blur atau menyeleksi bagian pinggir gambar. Sering kali dalam mempraktikkannya seleksi yang kita buat bengkok, sehingga kita harus mengulang kembali dari awal. Jadi kesabaran sangat diperlukan.
Menimbang dari kelebihan dan kekurangan buku ini, buku Photoshop Master of Illusion cocok dibaca oleh anak-anak, remaja ataupun orang dewasa dari segala kalangan karena bemanfaat untuk menambah wawasan tentang manipulasi gambar atau foto dengan photoshop. Dan dengan pengetahuan dari buku ini, pembaca diharapkan mampu menuangkan ide-ide kreatifnya, imajinasi, dan mengkreasikan diri dalam bentuk karya visual. Serta mendapatkan inspirasi untuk terus berkreativitas, mengembangkan diri menciptakan suatu karya sebagai inovasi baru. Karena banyak manfaat yang bisa kita dapatkan ketika telah mampu memanipulasi suatu hal dengan baik dan sesuai keinginan, dalam hal ini memanipulasi gambar atau foto. Selain kita bisa bercerita melalui suatu hasil karya visual yang diciptakan. Kita juga bisa merubah kualitas suatu gambar.  Dari gambar yang awalnya sederhana menjadi gambar yang bagus, kreatif serta lebih menarik dan tentunya lebih sedap dipandang mata
Buku cara sederhana memanipulasi gambar denagn mewujudkan ilusi ini, dapat menjadi pedoman dan acuan bagi masyarakat luas. Yang memiliki minat untuk mempelajari dan mendalami ilmu memanipulasi gambar atau foto dengan photoshop. Karena kita semua percaya bahwa keinginan dan minat yang besar disertai usaha akan menghantarkan seseorang menuju keberhasilan. Untuk itu dirancanglah buku ini, sebagai jalan yang dapat menuntun pembaca menuju keberhasilan manipulasi gambar menjadi nyata. Maka setelah membaca buku ini diharapkan untuk diapresiasi dengan segera mengaplikasikan dan menerapkan  hal-hal yang diperoleh.


 

6 komentar: