Senin, 14 November 2016
Senin, 07 November 2016
Fakta-Fakta Golongan Darah
~ A sopan & bertanggung jawab.
~ A: sangat menghargai kejujuran,optimis dan pada umumnya gampang berubah mood
#A: Dia bukan tipe yang suka memulai percakapan dengan orang baru, namun dia akan sangat senang jika anda memulai berbicara dengannya
~ A : jujur, tidak mudah putus asa dan apa adanya.
#B: Dia suka menjadi teman bagi banyak orang, dia suka bergaul dengan orang baru
#B dia mencintai teman yg baik dan bisa membuat dirinya tersenyum
~ B tidak terlalu suka dengan peraturan yang mengikat mereka.
~ B: tidak mudah bosan dalam berpasangan,pantang menyerah dan kreatif
~ B : easy going, asik dan seru sendiri biasanya.
~ AB : rapi & mudah mengerti omongan orang lain.
~ AB suka mengkritik secara terus terang.
#AB: Menjadi kekasihnya mungkin suatu anugrah terindah bagi kalian kalian sang pacar
~ AB: cewek AB biasanya memimpin suatu hubungan, dia bisa membuat si cowok mengejar dia, dan sangat setia
~ O memiliki karakter terbuka, energik & sosialis.
~ O: butuh keromantisan dalam hubungannya, Sensasional dan sexy luar dan dalam
~ O : orang yang gampang bahagia dan tidak suka orang egois
#O: Merupakan sahabat terbaik bagi banyak orang, coba cek sahabat sahabat baik anda. Biasanya mereka goldar O
Resensi Buku
Resensi Buku Photoshop Master of
Illusion
Judul : Photoshop,
Pilihan Cerdas Tuangkan Imajinasi dan Kreasikan diri
Identitas buku :
- Judul buku : Photoshop Master of Illusion
- Nama pengarang : Budi Setiawan
- Penerbit : Mediakita
- Tahun terbit : 2010
- Kota terbit : Cipedak, Jayakarsa, Jakarta Selatan
- Jenis buku : Non fiksi
- Tebal buku : × + 137 halaman
- Ukuran buku : 15 cm × 23 cm
- ISBN : 979-794-246-5
- Harga buku : Rp. 30.000
Photoshop
Master of Illusion merupakan sebuah buku karya Budi Setiawan,
seorang sarjana teknik sipil yang mempunyai minat besar di bidang komputer dan
menulis. Waktu luangnya lebih banyak dihabiskan untuk menuliskan pengalamannya
dibidang komputer dengan harapan dapat berbagi pengetahuan dan menginspirasi
banyak orang. Hingga saat ini, Budi telah memiliki banyak pengalaman dibidang
komputer dan menuangkannya dalam berbagai judul buku. Dalam bukunya yang
berjudul Photoshop Master of illusion Budi
meyalurkan kreativitasnya dalam hal memanipulasi gambar atau foto menggunakan
photoshop. Photoshop merupakan software aplikasi yang fungsinya untuk
memanipulasi gambar atau foto, yang umum kita dengar dengan istilah edit gambar
atau foto. Melalui photoshop, Budi menghadirakan kesan dan makna baru dari
sebuah gambar, hasil dari imajinasi yang dituangkan kedalam bentuk visual.
Buku ini berhasil mewujudkan sebuah ilusi
kedalam sebuah gambar dengan memadukan beberapa gambar , membuat seleksi pada
gambar, mengoptimalkan efek brush dan efek filter, juga memainkan efek warna
yang akan membuat gambar terlihat nyata. Hal yang menarik dari buku ini adalah
gambar yang merupakan hasil manipulasi dengan ilusi didalamnya, tampak menyimpan
suatu cerita. Seperti sebuah gambar hasil perpaduan dari gambar langit cerah,
kura-kura, rumput hijau, pohon, burung merpati dan anak kecil. Yang
dimanipulasi sedemikian rupa mulai dari penyeleksian gambar, penggabungan
gambar menggunakan drag dan move tool (alat untuk memindahkan gambar),
pengaturan ukuran gambar agar sesuai dan proporsional, hingga pengaturan
kontras (pencahayaan) di menu adjustment (salah satu menu yang tersedia di
photoshop). Sehingga menghasilkan gambar baru yang bercerita tentang taman yang
berada di langit. Taman tersebut berada diatas tempurung kura-kura yang
mengapung di langit. Di taman tersebut, ada seorang anak kecil yang sedang
asyik bermain dibawah pohon yang dihinggapi banyak burung merpati.
Gambar kedua bercerita tentang munculnya
sebuah spesies baru, sejenis iguana yang memiliki sayap seperti seekor naga.
Spesies ini menempel diatas botol seperti sedang ditarik beberapa utas benang.
Manipulasi gambar ini membutuhkan 5 komponen gambar yaitu: awan, botol, iguana,
sayap, dan brush khusus (alat khusus yang penggunannya perlu diinstal atau
dipasang terlebih dahulu pada komputer). Gambar selanjutnya bercerita tentang seorang
lelaki remaja yang murung dan kesepian, karena terkurung di dalam botol di
padang rumput. Komponen gambar yang diperlukan yaitu: awan, manusia, botol,
padang rumput, kincir angin, dan kupu-kupu. Semua komponen gambar tersebut
digabungkan dengan memperhatikan tata letak dan detail warna-warna yang senada
sehingga manipulasinya terlihat nyata (hal 52). Gambar lainnya bercerita
tentang seorang manusia yang memiliki tattoo bergambar anjing di punggungnya,
dimana tattoo anjing tersebut berkarakter kejam dan ia hidup dibalik punggung
sang manusia. Dalam praktik untuk membuat gambar tersebut, kita perlu banyak
bermain menggabungkan gambar dan menghapus beberapa bagian gambar yang tidak
diperlukan (hal 58).
Setelah mengguasai teknik menggabungkan
gambar, bermain dengan efek-efek realistis seperti membuat retakan, membentuk
bayangan, dan membuat efek darah. Serta bisa menampilkan teks dalam gambar dan
dapat membuat manipulasi gambar terlihat nyata menggunakan alat-alat yang
tersedia diphotoshop. Maka dapat lanjut untuk mulai membuat sebuah gambar
dengan ilusi tinggi. Contohnya: 1. gambar yang bercerita tentang patung tangan
yang memiliki mata dipergelangannya, mata tersebut tampak memata-matai dari
segala arah. Komponen gambar yang diperlukan yaitu: tangan, mata, retakan
dinding, dan background (hal 78). 2. Gambar yang bercerita tentang seorang pria
dewasa yang berwajah keras seperti batu namun memiliki sisi rapuh yang
dilukiskan dengan efek retakan. Komponen gambar yang diperlukan yaitu: wajah, retakan
dinding, darah, dan tekstur (hal 90).
Pada dasarnya ketika mempelajari suatu
hal, selalu dimulai dari hal-hal dasar. Kemudian berlanjut ketingkatan yang
lebih tinggi, makin tinggi, hingga bisa dikatakan ahli dibidang tersebut. Sama halnya, dalam memanipulasi
gambar atau foto. Menurut buku ini, ketika telah mampu membuat gambar seperti
contoh gambar-gambar diatas, yang merupakan materi dasar membuat ilusi dengan
potoshop maka dapat dikatakan seseorang telah menjadi master manipulasi
photoshop. Di tingkat ini, yang sangat perlu dikembangkan adalah imajinasi dan
ide-ide kreatif untuk menciptakan sebuah karya visual. Misalnya membuat gambar
yang menceritakan tentang Invisible Man, manusia
yang mampu menghilangkan beberapa anggota tubuhnya sesuai keinginan namun kedua
bagian tubuhnya yang terpisah tetap hidup (hal 104). Atau menciptakan gambar
yang bercerita tentang sebuah kehidupan bawah laut dengan batu karang yang
membentuk seperti kepala shaolin yang sedang bersemedi (hal 122). Serta
menciptakan sebuah gambar yang bercerita tentang manusia kayu. Seorang manusia
yang terlihat menyedihkan karena berubah menjadi sepotong kayu tua. Namun
keberadaannya sangat bermanfaat untuk sekitarnya sehingga banyak yanag
menyukainya termasuk sang kupu-kupu cantik (hal 137).
Buku Photoshop
Master of Illusion ini, menyajikan materi dengan jangkauan yang luas. Buku
ini memaparkan dengan jelas dan mendetail teknik-teknik menggabungkan beberapa
gambar membentuk gambar baru, mengatur dan menciptakan background yang kreatif,
memberi efek gambar, mengoptimalkan beberapa fungsi alat pada gambar,
pengaturan tata letak gambar hingga pencahayaan pada gambar atau kontras. Semuanya
dimanipulasi dengan teknik dan trik yang sederhana sehingga menghasilkan suatu
karya visual yang tampak hidup dan mengandung cerita serta sarat akan makna.
Dan disetiap langkah untuk memanipulasi foto, disertakan gambar awal dan
perubahannya. Gambar tersebut berukuran proporsional dan jelas sehingga pembaca sangat dipermudah mengikuti
dan mempraktikkannya sendiri. Selain itu, dalam buku ini juga diulas tentang
alat-alat manipulasi gambar yang tersedia di photoshop beserta dengan
fungsinya. Yang akan membantu pembaca mengetahui alat apa yang diperlukannya
dan bisa digunakan untuk menunjang kegiatan memanipulasi gambar atau foto yang
diinginkan.
Buku ini digarap dengan sentuhan Bahasa
yang meyakinkan dan tidak berbelit-belit, Kalimatnya disusun dengan baik dan
tidak berulang seperti buku tutorial photoshop lainnya. Sehingga pembaca merasa
nyaman dalam membaca dan tidak kesulitan untuk mamahami dan menangkap maksud
yang ingin disampaikan pengarang. Kelebihan lain dari buku ini yaitu isinya
terstruktur dan sistematis, menjelaskan suatu hal dari hal-hal dasar ke hal-hal
yang memiliki tingkat kerumitan dan kesulitan yang tinggi. Sehingga pembaca
dapat dengan cerpat mengerti isi buku. Dan karena di bab sebelumnya telah
banyak dijelaskan, maka kesulitan dan kerumitan yang terdapat di bab-bab akhir
tidak akan ada artinya.
Selain Photoshop
Master of Illusion, masih terdapat banyak buku lain yang menjelaskan tentang
cara memanipulasi gambar dengan menggunakan photoshop. Salah satunya yaitu buku
yang berjudul You Can Do it with
Photoshop, yang diterbitkan tahun 2011 oleh Penerbit ANDI atas kerjasama
dengan MADCOMS. Buku ini terdiri dari 122 halaman yang dikemas dengan cover
berkilau menyiratkan kesan glamour yang menarik. Jika dibandingkan dengan buku Photoshop Master of Illusion, kedua buku
tersebut memiliki kesamaan yaitu memaparkan bagaimana cara memanipulasi gambar
dan menciptakan gambar baru yang memiliki kesan baru pula. Namun sayang, buku You Can Do it with Photoshop secara
garis besar hanya menyajikan bagaimana cara mengubah background dan mencoba menyesuaikannya
dengan gambar pokok. Sebelum menyeleksi gambar pokok dan menggabungkannya
dengan background, tidak dilakukan manipulasi terhadap gambar pokok tersebut
terlebih dahulu, sehingga gambar yang dihasilkan tidak nyata dan kurang
menarik. Bahkan tidak sedikit gambar yang dihasilkan terkesan tidak natural
atau dibuat-buat.
Materi yang disampaikan didalam buku You Can Do it with Photoshop memiliki
jangkauan yang sempit hanya berkisar pada permainan mengotak-atik background,
serta terdapat banyak sekali gambar yang berulang dengan ukuran yang tidak
proporsional. Hal tersebut tentu sangat menyita banyak lokasi. Dan setelah
membaca buku tersebut muncul kesan bahwa buku tersebut penuh karena gambar
sedangkan informasi dan materi yang dibahas sangat sedikit. Seharusnya perbandingan
antara gambar dan informasi yang termuat didalam buku diatur dengan baik
sehingga lebih banyak informasi yang dapat diserap pembaca.
Pada beberapa halaman dalam buku ini,
terdapat banyak penggunaan istilah baru yang tidak disertai penjelasannya. Hal
tersebut dapat menyebabkan pembaca tidak menangkap maksud yang disampaikan
pengarang dan sulit untuk mengikuti instruksi atau langkah-langkah pada buku
dengan benar. Seperti kata-kata berikut ini: luminosity (hal.7), #603913 (hal.11), mimibrush (hal.27), distort (hal.45), retro (hal.47), vivid light (hal.52), pure
cyan (hal.70), sepia,water colour
medium tip (hal.82). Seharusnya,
istilsh-istilah baru dalam menjelaskan suatu hal dapat diminimalisir
penggunaannya dan diberi penjelasan, untuk mencegah terjadinya salah tafsir
atau salah mamaknai maksud dari kata atau kalimat. Berdasarkan alasan diatas, dapat
dilihat bahwa buku You Can Do it with
Photoshop memiliki perbedaan yang mencolok dengan buku Photoshop Master of Illusion dari berbagai segi, dan dapat
dikatakan keduanya terlampau jarak yang sangat jauh.
Meski demikian, seseorang akan merasa
kesulitan dalam mengikuti tutorial dari buku Photoshop Master of Illusion, khususnya seorang pemula yang masih
sangat awam dengan photoshop. Hal itu dikarenakan buku ini menuntut seseorang
untuk teliti dalam memanipulasi gambar demi mewujudkan ilusi dan membuat gambar
tersebut tampak nyata. Dan sangat perlu dan penting untuk berimajinasi tinggi
serta cerdas memilih gambar-gambar yang akan dipadupadankan. Dengan tetap
memperhatikan kesesuaiannya dan keterkaitan antara gambar satu dengan yang lainnya.
Hal tersebut tentunya sulit untuk dilakukan maka jalan keluarnya adalah seringlah
dan rajinlah berlatih. Sesungguhnya tantangan terbesar dalam memanipulasi
gambar adalah kesabaran, karena sering kali terjadi kesalahan-kesalahan kecil
yang dapat mempengaruhi kualitas gambar seperti membuat efek blur atau
menyeleksi bagian pinggir gambar. Sering kali dalam mempraktikkannya seleksi
yang kita buat bengkok, sehingga kita harus mengulang kembali dari awal. Jadi
kesabaran sangat diperlukan.
Menimbang dari kelebihan dan kekurangan
buku ini, buku Photoshop Master of
Illusion cocok dibaca oleh anak-anak, remaja ataupun orang dewasa dari
segala kalangan karena bemanfaat untuk menambah wawasan tentang manipulasi
gambar atau foto dengan photoshop. Dan dengan pengetahuan dari buku ini,
pembaca diharapkan mampu menuangkan ide-ide kreatifnya, imajinasi, dan
mengkreasikan diri dalam bentuk karya visual. Serta mendapatkan inspirasi untuk
terus berkreativitas, mengembangkan diri menciptakan suatu karya sebagai
inovasi baru. Karena banyak manfaat yang bisa kita dapatkan ketika telah mampu
memanipulasi suatu hal dengan baik dan sesuai keinginan, dalam hal ini
memanipulasi gambar atau foto. Selain kita bisa bercerita melalui suatu hasil karya
visual yang diciptakan. Kita juga bisa merubah kualitas suatu gambar. Dari gambar yang awalnya sederhana menjadi
gambar yang bagus, kreatif serta lebih menarik dan tentunya lebih sedap
dipandang mata
Buku cara sederhana memanipulasi gambar
denagn mewujudkan ilusi ini, dapat menjadi pedoman dan acuan bagi masyarakat
luas. Yang memiliki minat untuk mempelajari dan mendalami ilmu memanipulasi
gambar atau foto dengan photoshop. Karena kita semua percaya bahwa keinginan
dan minat yang besar disertai usaha akan menghantarkan seseorang menuju
keberhasilan. Untuk itu dirancanglah buku ini, sebagai jalan yang dapat
menuntun pembaca menuju keberhasilan manipulasi gambar menjadi nyata. Maka
setelah membaca buku ini diharapkan untuk diapresiasi dengan segera
mengaplikasikan dan menerapkan hal-hal
yang diperoleh.
Cerita Harian
Pada suatu pagi, saya tiba di
sekolah pukul 06.30 pagi. Pada saat itu suasana sekolah masih sepi dan tenang.
Saya kemudian menuju ke padmasana untuk sembahyang, minta perlindungan-Nya.
Tiba-tiba angin bertiup kencang, sampah- sampah di padmasana berterbangan
menyebar ke sudut-sudut. Bagai puting beliung yang memporak-porandakan ladang
desa. Mata ini terasa berat untuk terbuka, hati saya terketuk serta suasana
disekitar terasa sangat dingin, hingga saya memutuskan untuk keluar dari
padmasana. Saya mencoba untuk tidak berpikir hal-hal diluar akal sehat serta
menenangkan diri.
Saya pergi menuju ke kelas tetapi saya merasa
masih berada di padmasana, suatu hal
yang aneh bahkan tidak terjangkau oleh daya pikir dan nalar saya. Sampai di
kelas tanpa sadar saya telah mengambil sapu dan kembali lagi ke padmasana.
Dengan rasa takut serta gemetar saya mulai membersihkan padmasana. Waktu
berjalan terasa sangat lambat hingga rasa takut saya memuncak, untungnya Elsa,
temen sekelas saya datang. Dia
datang untuk sembahyang. Kemudian saya
meminta Elsa untuk membantu membersihkan padmasana. Setelah Elsa bergabung rasa
ketakutan saya berkurang, lama-kelamaan jadi santai dan merasa tenang. Merasa
seperti baru diberi pencerahan oleh sang malaikat. Setelah padmasana bersih
saya dan Elsa meninggalkan padmasana. Seketika, perasaan saya berubah, rasa
senang tidak terbendung serta senyum tidak bisa ditahan. Dalam hati saya
berkata”Aku percaya Engkau ada, Aku percaya Engkau yang kuasa, tak akan pernah
kuragukan hal itu Tuhan”.
Langganan:
Postingan (Atom)
